Pasti Berhasil, Inilah 5 Cara Membuat Bibit Mangga Red Ivory Berbuah

Menanam buah mangga sepertinya hal yang sudah biasa. Apalagi pasti sudah banyak pohon mangga di sekitar rumah anda. Walaupun sudah banyak tetapi buah ini tetap menjadi favorit karena rasanya yang manis dan cocok diolah menjadi menu makanan apapun. Dari sekian banyak tanaman mangga di sekitar anda itu apakah ada yang warna buahnya merah cerah? Jika belum mungkin anda harus mencoba menanam pohon mangga red ivory, salah satu mangga yang buahnya berwarna merah.

Bibit mangga red ivory berasal dari Taiwan. Buahnya memiliki ukuran yang sangat besar dengan warna merah cantic. Rasa buahnya pun manis dan lezat. Anda harus mencoba menanam bibit mangga red ivory agar merasakan sendiri kenikmatan daging buahnya.

Jika anda tertarik untuk menanam bibit ini, kami akan memberikan ulasan agar bibit yang anda tanam dapat tumbuh dengan baik dan mampu berbuah dengan lebat. Berikut adalah tipsnya :

1.    Memberikan Pupuk Dolomit

Pemupukan sangat penting untuk pertumbuhan bibit mangga red ivory. Salah satu pupuk yang baik untuk kesuburan tanah adalah pupuk kapur atau dolomit. Kandungan kalsium dan magnesium terkandung dalam pupuk ini bisa membuat bibit mangga yang anda miliki menjadi lebih produktif. kadar mineral yang terdapat di dalamnya pun mampu membuat tanah yang terlalu asam menjadi netral. Jika anda ingin menetralkan tingkat keasaman tanah, taburkan dolomit 7 atau 10 hari sebelum pemupukan.

2.    Melakukan Pemangkasan

Pemangkasan mampu membuat bibit mangga red ivory lebih produktif. Setelah pemangkasan, biasanya tunas vegetatif dan tunas generatif akan muncul. Pada tunas tersebut biasanya akan muncul cabang-cabang yang menghasilkan buah. jumlah buah akan bertambah seiring banyaknya cabang yang muncul setelah pemangkasan.

Baca Juga : Jual Bibit Mangga Red Ivory – Mangga Ukuran Jumbo Warna Merah Asal Taiwan

3.    Berikan Zat Pengatur Tumbuh

Cara paling mudah agar bibit mangga red ivory anda berbuah dengan lebat adalah dengan memberikan zat pengatur tumbuh (ZPT). Kandungan aktif paclobutrazol pada ZPT mampu memberikan rangsangan pada bibit agar segera memunculkan bunga. Gunakan ZPT hanya saat usia bibit sudah mencapai 5 tahun agar lebih efektif. Anda bisa menyemprotkan ZPT pada daun atau menyiramnya pada tanah sekitar akar pohon.

4.    Melakukan Pelukaan Pada Batang

Tujuan dari pelukaan adalah untuk membuat nutrisi berfokus pada batang dan tidak mendistribusikannya ke akar. Nutrisi yang bertumpuk pada batang akan berubah menjadi cadangan makanan yang tumbuh menjadi buah. lakukan pelukaan pada leher batang, berikan pelukaan sampai jaringan kayunya nampak. 

5.    Melakukan Pelengkungan Batang

Cara terakhir adalah melakukan pelengkungan batang. Tujuan dari pelengkungan batang adalah menghambat pendistribusian nutrisi menjadi lebih lambat di sekitar batang. Caranya adalah membuat batang menjadi datar. Tarik ujung batang yang akan dilengkungkan kemudian ikat menggunakan tali. Kemudian ikat ujung batangnya dan Tarik ke bawah sampai tanah. Kemudian ikat batang yang sudah tertarik ke kayu atau patok yang ada disekitar bibit. Jika sudah anda lakukan maka nutrisi akan mengalir lebih lambat. Dalam beberapa hari nutrisi yang bergerak lambat di daerah batang itu akan menjadi berubah menjadi buah.

Demikianlah lima cara membuahkan bibit mangga red ivory yang dapat anda terapkan pada bibit buah milik anda. Jangan khawatir karena kelima cara tersebut terbukti ampuh untuk menghasilkan buah yang lebat. Mulailah dan buktikan sendiri kelima cara tersebut. Happy Gardening.

Cara Menanam Padi di Lahan Pertanian yang Menguntungkan

Pertanian Indonesia sebagian besar ditanami padi dengan berbagai metode. Cara perawatan yang salah seringkali membuat gagal panen, terlebih jika musim hujan. Agar bisa mendapatkan hasil berlimpah tentu memerlukan metode khusus. Lalu bagaimana cara menanam padi yang benar?

Cara Menanam Padi yang Menguntungkan

Saat bercocok tanam tentu harus memiliki metode khusus untuk menghasilkan dan tidak sampai gagal panae. Selain itu biasanya hal ini berkaitan dengan kontur tanah serta media tanamnya. Agar berhasil berikut beberapa tips jitunya:

SUMBER LENGKAP : https://berkebun.co.id/

1. Menyiapkan Lahan

Hal pertama yang harus Anda lakukan saat akan menanam padi adalah menyiapkan lahan dengan tingkat kesuburan tinggi. Caranya yaitu menggenangi media tanam dengan air setinggi 5-10 cm dan biarkan sampai 2 minggu agar racun dapat netral dengan sendirinya.

2. Pemilihan Bibit Berkualitas

Pemilihan bibit di sini sebagai salah satu penentu keberhasilan dalam bercocok tanam padi di lahan Pertanian. Ciri-ciri yang memiliki kualitas unggul adalah tahan dengan hama dan penyakit, toleransi terhadap kondisi lingkungan, menghasilkan hasil berlimpah, dan sebagainya.

3. Proses Penanaman

Padi bisa ditanam jika benih sudah berusia sekitar 20 hari. ciri-cirinya yaitu tingginya 22-25 cm, batang bagian bawah besar, berdaun 5-6 helai, serta terbebas dari hama. Saat menancapkannya usahakan dengan kedalaman 2 cm agar tidak mudah lepas jika tergenang air.

4. Pemupukan

Pemupukan merupakan cara agar tanaman padi tumbuh subur, agar lebih maksimal usahakan memilih jenis yang berkualitas unggul.  Sebelumnya perkirakan kebutuhan tanaman serta ketersediaan unsur hara dalam tanah.

5. Pengendalian Hama

Penyebab gagalnya panen salah satunya adalah diserang hama dan penyakit, untuk itu harus dikendalikan dengan beberapa cara. Misalnya saja pemberian pestisida organik agar lebih ramah lingkungan dan membuat padi semakin subur, sehingga hasilnya berlimpah ruah.

Demikian pembahasan terkait cara penanaman padi di lahan Pertanian yang menguntungkan. Sebaiknya untuk penggunaan pupuk serta pestisida pilihlah yang organik agar lingkungan tetap asri dan tidak tercemar, karena saat ini sudah semakin mengkhawatirkan terutama di wilayah perkotaan.

Cara Menanam Sawi

Salah satu sayuran yang paling banyak digemari warga Indonesia adalah sawi. Rasanya yang gurih dan cocok diolah menjadi segala jenis masakan. Selain itu, juga kaya akan gizi yang baik untuk kesehatan tubuh manusia. Bahkan di Korea sawi menjadi makanan pendamping pokok yakni kimchi.

Cara Menanam Sawi Dengan Benar

Sawi tergolong jenis tanaman yang mudah untuk dibudidayakan, bahkan di rumah sekalipun Anda bisa menanamnya. Hal ini dikarenakan tumbuhan ini memang mudah beradaptasi hampir semua daerah, baik dataran tinggi maupun dataran rendah. Berikut ini adalah langkah-langkah menanam dengan benar:

Tentukan Lokasi yang Tepat

Walaupun sawi bisa tumbuh pada semua jenis tempat, namun tetap saja harus memilih lokasi tanah yang bagus dan bisa gampang diakses agar mempermudah saat perawatan. Pastikan tanah tersebut dalam keadaan subur dan gembur.

Anda juga bisa mencoba menanamnya di rumah saja. Cukup dengan polybag sejenis kertas plastik hitam untuk menanam tanaman, atau langsung di pot saja. Kedua cara ini super praktis dan tidak membutuhkan keterampilan khusus. Cukup perhatikan jenis kompos yang nantinya akan diberikan pada tanaman sawi. Selanjutnya adalah perawatan bibit.

Proses Tanam Bibit dan Penyemaian

Saat penanaman bibit usahakan untuk memberikan pelindung seperti plastik yang diletakkan di atas dengan lubang udara kecil. Gunanya adalah agar sawi tidak terlalu banyak terpapar sinar matahari. Setelah melewati masa pertumbuhan barulah bisa terkena sinar matahari maksimal 13 jam per hari.

Perawatan sawi tidak terlalu rumit, cukup dengan memperhatikan  proses pemupukan dan penyemaian saja dan selalu memantau masa pertumbuhan. Hal penting yang harus dicatat disini adalah saat bibit sda berubah menjadi tunas dan mulai dilakukan pemindahan, namun lakukanlah dengan hati-hati.

Cara Perawatan Sawi

Sawi tidak dirawat saja sebenarnya tetap bisa tumbuh namun tidak maksimal. Oleh karena itu Anda hanya perlu memastikan sawi mendapatkan penyiraman yang cukup. Karena merupakan tanaman yang harus tumbuh di karakteristik tanah basah. Jangan lupa lakukan itu secara rutin. Sampai saat ini varietas tanaman sawi masih menjadi idola bagi masyarakat Indonesia. Untuk itu menanam sawi bisa juga dijadikan hobi yang menghasilkan.

Sumber: https://www.kebun.co.id/

Manfaat Jaat (CIPIR)

Saudaraku pembaca yang kami banggakan. Kali ini kami ingin berbagi pengetahuan tentang rahasiah jaat. Aduh bingung ya? Apa itu jaat?? Ya barangkali ada diantara para pembaca yang tidak tau nama “Jaat”. Baiklah kami beri tau kalau begitu; jaat itu sering menyebutnya “cipir, atau kecipir”. Ada apa di balik rahasiah jaat? baca penjelasan kami di bawah ini.

Manfaat Jaat (CIPIR)

Jaat ini adalah tumbuhan yang merambat semacam kacang panjang, berdaun lebat dan subur. Daunnya juga hampir mirip-mirip saja dengan kacang panjang, akan tapi buahnya jauh berbeda kalau dibandingkan dengan kacang panjang.

Jaat buahnya segi empat agak panjang. Buah jaat ini kalau masih muda mentahnya juga enak banget buat coel sambel lalapan. Dan bukankah enaknya juga kalau dibuat sayuran dengan bermacam cara olahannya, tinggal tergantung pada seleranya  masing-masing. Terus manfaat apa lagi sih yang tersimpan di dalam jaat ini?, O ya tentu ada banyak rahasia yang tersimpan pada manfaat jaat. Kami akan sampaikan sebagiannya saja pada lembaran ini.

Manfaat Jaat buat awet muda

Jaat atau kecipir ini kaya vitamin A dan vitamin C. Dengan adanya kedua vitamin ini tentu kita semua memahami manfaat vitamin A dan C tersebut yaitu ia bertindak untuk antioksidan yang bisa mencegah ciri-ciri dari penuaan dini semisal garis halus dan keriput pada kulit.

Menjaga Kesehatan Kulit

Sudah tentu setiap kita punya keinginan dengan Antioksidan yang tinggi yang terdapat pada jaat atau kecipir. Kandungan ini baik sekali buat menjaga pertumbuhan serta kesehatan kulit, sebab antioksidan ini bisa melindungi kulit dari radikal bebas yang berbahaya pada kulit.

Jaat bisa Membantu Pencernaan

Jaat ini mengandung gula fruktosa, sukrosa, laktosa, glukosa,  galaktosa, dan maltosa. Pada beberapa kandungan gula tersebut itu amat penting sekali buat pertumbuhan bakteri probiotik pada usus yang dapat membantu pencernaan makanan. Barangkali hanya ini yang dapat kami sampaikan semoga bermanfaat buat pembaca meski uraian ini sangat singkat.

Kunjungi juga di : https://www.tanam.co.id/