Follback, Likeback dan Istilah Lainnya di Instagram

Jagat internet dipenuhi oleh bahasa yang tidak pernah kita temukan dalam aktivitas sehari-hari dan ini seringkali menimbulkan kebingungan bagi orang awam yang ingin mulai menggunakan sosial media.

Selain itu, antar media sosial juga sering berbeda istilahnya untuk maksud yang sama. Misalnya saja dalam Facebook, istilah yang digunakan adalah Add atau Tambah Teman, namun dalam Instagram berbeda, yang digunakan adalah follow.

Namun follow hanyalah satu dari sekian istilah yang ada di instagram yang perlu anda tahu sebelum dapat menggunakannya dengan leluasa. Oleh sebab itu, kami akan membahas lebih jauh tentang istilah-istilah ini untuk anda.

 

1. Follback

Sebelumnya kita sudah sedikit membahas tentang follow, dan setidaknya anda sudah sedikit paham tentang follow yaitu mengikuti akun orang lain agar kontennya muncul di halaman beranda kita, atau sebagai bentuk dukungan kepada orang yang kita follow.

Arti follback yaitu memfollow akun yang telah memfollow kita, atau sebaliknya. Misalnya si A melakukan follow kepada akun si B, kemudian si B memfollow kembali akun si A maka si B disebut sebagai orang yang melakukan follback.

 

2. Likeback

Likeback sama dengan follback, meski tidak sepopuler follback, namun sebagian orang sering menggunakannya untuk memperoleh banyak like pada postingannya. Likeback berarti sukai kembali, anda memberikan like kepada akun lain yang memfollow anda atau sebaliknya.

 

3. Hashtag

Hashtag atau tanda pagar atau biasa disingkat tagar adalah tag yang gunanya untuk mengkategorikan konten. Jika anda memposting baju untuk dijual, maka anda bisa gunakan hashtag #jualbaju agar orang dapat dengan mudah menemukan anda baik dalam pencarian di instagram, atau dengan menggunakan tagar #jualbaju.

Tagar dapat digunakan juga sebagai sebuah identitas tertentu misalnya #closethedoor adalah tagar yang digunakan oleh Deddy Corbuzier untuk konten podcast nya. #JagoJualan adalah hashtag yang dibuat Dewa Eka Prayoga. Anda juga bisa menggunakan hashtag yang unik hanya sekedar membuat konten anda terlihat menarik. Namun penggunaan hashtag dalam jumlah berlebihan akan berdampak buruk.

Cara Jadi Jutawan dengan Menjadi YouTubers

Menjadi jutawan adalah cita-cita anak muda saat ini. Bagaimana tidak, hasil yang ditawarkan cukup menjanjikan. Seperti, menjadi kaya dan terkenal.

 

Dahulu orang harus mengikuti audisi, “punya orang dalam” di suatu televisi atau sebuah keberuntungan semata untuk menjadi seorang artis apalagi menjadi artis terkenal.

 

Namun zaman internet saat ini, semua orang punya kesempatan yang sama untuk mencapainya. Satu-satunya yang diperlukan hanyalah tekat keras, kreativitas dan kemauan saja.

 

Namun ada paradoks disini. Dengan terbukanya peluang yang sangat besar dengan adanya akses internet menjadikan semua orang memiliki kesempatan yang sama. Namun dengan banyaknya orang yang mengambil peluang tadi, peluangnya tinggal sedikit.

Yang dimaksud dengan peluang yang sedikit disini adalah, YouTube saat ini sudah dipenuhi konten dari terbaik sampai terburuk dari yang terlucu, terseram, sampai video paling membosankan ada semua. Apa yang kita lihat di YouTube hanyalah ujung puncak gunung es yang menjulang. Di bawah air terdapat jutaan konten video yang tidak pernah anda tonton dan kemungkinan tidak akan mendapatkan perhatian.

 

Baik, sebelum lebih jauh membahas hal ini, kita harus memahami beberapa hal dari YouTube:

 

Bagaimana cara menghasilkan uang dari YouTube?

 

Singkatnya, dari iklan. Ada orang yang memposting video, ada orang yang membayar orang yang memposting video agar iklan produknya dimunculkan. Dan YouTube mendapatkan fee dari transaksi tersebut. Sesederhana itu.

 

Namun perlu diingat bahwa ini bukanlah cara cepat mendapatkan uang. Agar mendapatkan uang dengan cara yang tepat, anda harus berbisnis dalam lini bisnis yang memiliki perputaran yang cepat seperti bisnis makanan adapun YouTube tidak layak dijadikan sumber pemasukan utama sejak awal.

 

Kebanyakan YouTubers menjadikan YouTube sebagai hobi mereka di samping mereka bekerja dan lambat laun tanpa disadari penghasilannya mulai terlihat selama beberapa tahun dan akhirnya mereka memutuskan untuk berhenti bekerja dan fokus pada YouTube.

 

Pola ini adalah yang juga saya rekomendasikan kepada para pemula. Ini juga menguji konsistensi seorang YouTubers pemula dan membiasakan untuk membuat video dengan penuh semangat karena membuat video adalah bagian dari hobi sehingga membuat seseorang senang membuatnya terlepas dari menghasilkan uang atau tidak.

 

Berikut ini cara menghasilkan uang lewat YouTube:

 

1. Ketahui minat anda

 

Pertama ketahui minat terbesar anda misalnya anda suka horor, komedi, kompilasi, informasi, bisnis, psikologi, asmara, teknologi, sains atau apapun itu sangat penting di awal.

 

Jangan mudah tergoda dengan YouTubers lain dengan topik yang mereka lakoni dan menjadi sukses kemudian lantas anda ikuti agar sukses juga. Mereka mengikuti apa yang mereka sukai. Ikuti mereka dalam artian ikuti apa yang anda minati dan buat konten berkisar hal tersebut.

 

2. Punya nilai tambah

 

Ibaratkan sebuah produk, ia akan memenangkan persaingan jika ia punya kelebihan dibandingkan dengan produk lainnya. Video YouTube juga begitu. Jika sudah ada konten yang hendak anda buat, kenapa anda membuatnya lagi, itu hanya membuat sesak YouTube.

 

Milikilah keunikan tersendiri misalnya anda punya keunikan yang menjadi keunggulan dari sisi penyampaian mudah dimengerti, sederhana, lucu, menarik atau apapun tergantung jenis video yang anda buat.

 

3. Sabar dan konsisten

 

Ini adalah tips yang paling penting yang harus dimiliki seorang YouTubers. Karena dengan menjadi sabar dan konsistenlah kita menjadi YouTubers yang hebat. Tanpa sifat ini kita tidak akan mampu menjadi jutawan.

 

Sumber: https://pojoksosmed.com/