Tali Tambang dari Sabut Kelapa, Cara Membuat Serta Jenis-jenis Tali Tambang

Tali tambang merupakan salah satu kerajinan yang terbuat dari sabut kelapa dan cukup mudah dibuat, walau untuk pemula sekalipun. Ukuran diameter tali tambang yang dijual di pasaran juga bermacam-macam tergantung dari ketebalannya.

Lilitan yang terdapat pada tali tambang disebut dengan ply dan biasanya yang sering dijual di pasaran sekitar 2 hingga 3 ply. Terdapat juga yang lebih dari kisaran 3 ply dan umumnya dipakai pada pekerjaan berat untuk mengangkat beban.

Cara Membuat Tali Tambang dari Sabut Kelapa

  • Pertama kupas sabut kelapa dari batoknya dengan mesin sabut kelapa
  • Jika sudah ambil beberapa sabut kelapa, kalau bisa jangan terlalu tipis maupun terlalu kental.
  • Kemudian gabungkan sabut kelapa dengan cara memutar atau dengan memelintirkannya.
  • Lalu untuk panjangnya dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda
  • Terakhir, ikat pada kedua ujungnya menjadi satu.
  • Selesai. Jika ingin lebih mudah Anda bisa menggunakan mesin pemintal tali sabut kelapa.

Jenis-jenis Tali Tambang

1. Manila

Jenis tali tambang yang umum digunakan oleh masyarakat yakni yang berbahan manila.Tali ini dibuat dari serat tanaman abacca, seperti sejenis pisang-pisangan yang banyak ditemukan di negara Filipina. Karena pada permukaan tali manila yang sedikit kasar, tali ini sangat pas digunakan untuk tangga-tangga pada kapal.

Harga tali manila tergolong lebih murah ketimbang jenis lainnya dan bisa berguna untuk kebutuhan outdoor. Keunggulan lainnya yakni tak bisa meleleh, mempunyai nilai seni tersendiri sehingga membuat banyak orang yang memakainya untuk dekorasi ataupun kesenian, tak mudah pecah serta lentur.

2. Nilon

Tali tambang nilon dibuat dari serat tali. Tali nilon sejauh ini adalah salah satu yang terkuat dan mempunyai tingkat peregangan yang sangat bagus. Jenis tali tambang ini bisa menahan beban yang cukup berat dan sangat cocok untuk sistem katrol dan juga winch.

Tali ini juga tahan dengan paparan sinar UV serta bahan kimia sehingga sering dipakai di berbagai industri. Keunggulan yang ada pada jenis tali tambang nilon yakni kekuatan daya tariknya yang sebesar hampir tiga kali lipat ketimbang jenis tali tambang yang berbahan nabati. Nilon tahan air dan juga kimia serta dapat bekerja dengan baik dalam keadaan lembab. Jenis tali tambang ini mampu menghentikan timbulnya pembusukan dan pertumbuhan pada jamur, serta abrasi.

3. Tali PE

Jenis tali tambang ini terbuat dari serat sintetis yang bernama serat polyethylene. Jenis tali tambang yang satu ini mempunyai karakteristik yang lebih lentur dan tak terlalu kaku. Sebab berbahan sintetis, jenis jenis tali tambang PE juga lebih ringan bila dibandingkan dengan jenis tali lainnya. Tak hanya itu, tali PE ini juga tahan terhadap paparan sinar UV serta bahan-bahan kimia.

Jenis tali tambang yang satu ini sering dipakai sebagai jala untuk menangkap ikan, kemasan untuk mengamankan produk serta untuk peralatan olahraga seperti misalnya net badminton. Ukuran pada tali tambang ini umumnya kecil sampai sedang.

4. Logam

Sekarang ini berbagai macam tali tambang untuk industri sering terbuat dari bahan logam seperti serat baja maupun paduan logam lainnya. Tali tambang jenis ini paling sering dipakai dalam sistem katrol maupun derek untuk menciptakan keuntungan mekanis sebab fungsinya yang mampu menyebarkan berat beban. Maka dari itu, tali ini sering dipakai dalam industri konstruksi untuk membantu dalam menurunkan beban dan material serta berguna untuk mengangkut barang ke berbagai tingkat.

Sekian artikel yang bisa saya sampaikan. Semoga bisa bermanfaat.