Membangun Rasa Percaya Diri pada Siswa

Menjadi seorang tenaga pengajar bukanlah hal yang gampang dilakukan. Mendidik berbagai macam anak dengan latar belakang berbeda-beda sulit dilakukan. Apalagi di era modern ini anak-anak cenderung memiliki sikap tidak sama dengan dahulu yang cenderung mudah didekati.

Berbagai Cara Meningkatkan Rasa Percaya Diri pada Siswa

Sebagai seorang guru yang berarti adalah orang tua saat di sekolah, wajib hukumnya memperhatikan segala tumbuh kembang dan kemajuan siswa saat berada di dalam jangkauan. Termasuk ke dalamnya rasa percaya diri untuk menjadi anak yang aktif dan mampu mengeluarkan potensi terbaiknya.

Umpan Balik yang Baik

Menggunakan umpan balik yang positif bisa juga menjadi salah satu cara agar siswa menjadi percaya diri berikan feedback saat mereka berhasil mengerjakan sesuatu. Cobalah untuk lebih semangat lagi saat mengatakan hal tersebut misalnya “wahh saya tidak menyangka kemampuanmu berkembang pesat”.

Walaupun hanya kalimat pendek seperti itu, sudah membuat anak semakin yakin bahwa ia bisa mengerjakan sesuatu yang sebelumnya dianggapnya tak bisa. Atau beri motivasi ketika gagal mencobanya “ini memang susah, tapi bagus sekali kamu mau mencobanya“ konsistenlah melakukannya.

Partisipasi yang Aktif

Seringkali guru merasa hanya perlu memberikan siswa materi pelajaran saja, hanya duduk dan tidak memberikan kontribusi aktif di kelas. Hal itu menyebabkan para anak juga merasa malas mendengarkan penjelasan dari guru tersebut. Suasana sangat tidak mendukung untuk membuat mereka bersemangat.

Tularkan energi positif agar anak dan tenaga pengajar mampu sama-sama berpartisipasi aktif demi kelancaran penyampaian materi. Berikanlah kesempatan yang sama pada setiap siswa di kelas, biarkan mereka saling merasakan susah, senang, tegang, sampai bersemangat kembali.

Ciptakan Suasana Belajar yang Nyaman

Menciptakan suasana belajar yang nyaman bukan berarti harus terlalu santai, tidak demikian. Guru bisa memberikan kebebasan muridnya untuk berekspresi selama masih dalam batas wajar. Saling merasa membutuhkan akan membuat keadaan menjadi lebih baik. Pada dasarnya tidak ada kesempurnaan, jadi jika siswa maupun siswi melakukan kesalahan jangan disalahkan dengan kasar, berikan kata-kata positif dan kalimat membangun. Selamat mencoba.

Sumber: https://www.seputarpengetahuan.co.id/