Detritivor Dekomposer

Perbedaan Detritivor Dan Dekomposer

Perbedaan Detritivor Dan Dekomposer – Alam sudah menyediakan beragam keperluan untuk manusia. Semua saling terkait membentuk ekosistem yang berjalan tanpa cacat. Misalnya saja, peran dari detrivor dan dekomposer. Mungkin sebagian besar dari kita sudah mengetahui kedua jenis organisme tersebut dan perannya di alam, tetapi tahukah Kamu perbedaannya?

Sebelum membahas lebih lanjut terkait perbedaan detrivor dan dekomposer, lebih baik mengetahui terlebih dahulu definisi dari kedua kata tersebut. Dalam ilmu biologi, kedua organisme tersebut merupakan makhluk hidup yang bertugas untuk menguraikan bahan organik. Detrivor merupakan cabang dari dekomposer.

Detritivor Dekomposer

Akan tetapi, antara detrivor dan dekomposer memiliki perbedaan, baik dari sifat makanan, cara makan, hingga cara pembusukan. Perbedaan terlihat sangat jelas diantara keduanya. Detrivor memakan bahan organik yang mati dan membusuk dengan cara menelannya atau secara oral.

Berbeda dengan dekomposer yang menguraikan bahan organik. Contoh dari makhluk hidup yang berperan sebagai detrivor seperti lalat dan cacing tanah, sedangkan dekomposer seperti, jamur dan mikroorganisme. Berikut adalah pengertian dan perbedaan lebih lanjut terkait detrivor dan dekomposer.

Pengertian Detrivor

Detrivor merupakan organisme yang memakan bahan organik dan membusuk dengan cara oral. Banyak sekali contoh organisme yang bertugas demikian, seperti lalat, kupu-kupu, siput, kutu kayu, milipedes, cacing tanah, kumbang, dan masih banyak lainnya. Ada juga detrivor di laut, seperti lobster, udang, teripang, dan bintang laut.

Perlu Kamu ketahui, detrivor bersifaat heterotrof atau tidak dapat menghasilkan makanannya sendiri. Dengan demikian, detrivor membutuhkan sumber makanan yang berasal dari luar tubuhnya, yaitu bahan orgnaik. Semua tingkat trofik dalam ekosistem dapat ditemukan detrivor, karena mereka memakan bahan organik dari tanaman dan hewan mati.

Tanaman mati dan material hewan disebut juga detriturs. Dalam tingkatan trofik, detrivor juga dapat menjadi makanan bagi konsumen tingkat dua. Peran detrivor sangat penting, karena dapat mengendalikan penyebaran penyakit, dengan menguraikan bahan organik yang berasal dari tanaman dan hewan yang mati.

Contoh yang paling sering dijumpai adalah cacing tanah. Semua orang tentu mengetahui peran cacing tanah dalam menciptakan tanah yang subur lagi gembur. Hal ini terjadi karena hewan tersebut menguraikan bahan organik dalam tanah serta mengaerasi atau mengadakan perpindahan udara di dalam tanah.

Tanah yang subur lagi gembur tentu akan sangat membantu pertumbuhan dari tanaman. Oleh karena itu, semakin banyak cacing tanah, maka tanah tersebut akan semakin baik dan tumbuhan pun akan tumbuh dengan subur. Proses penyuburan ini dapat disebut juga proses humifikasi atau penghasilan humus.

Humifikasi sendiri terjadi ketika detrivor mengkonsumsi detritus. Umumnya, detritus ditemukan sebagai materi organik partikulat. Detrivor akan mengkonsumsi materi organik tersebut dan memecahnya menjadi potongan-potongan yang lebih kecil. Proses pencernaan di dalam tubuh detrivor akan memecah nutrisi dari materi organik partikulat.

Pemecahan ini akan menjadi lemak, protein, karbohidrat, dan zat-zat lainya yang berukuran lebih kecil. Hasil dari pemecahan tersebut, terutama yang dapat larut dalam air, akan dikeluarkan oleh detrivor dan masuk ke dalam tanah, sehingga meningkatkan kandungan mineral dalam tanah. Inilah yang dinamakan dekomposisi dan spesifiknya adalah humifikasi.

Pengertian Dekomposer

Dekomposer merupakan organisme yang menguaraikan bahan organik. Contoh dari dekomposer ini, seperti bakteri, jamur, dan avertebrata. Jenis dari dekomposer sendiri ada beberapa macam, seperti detrivor, saprofit, dan pemakan bangkai. Dengan demikian, detrivor merupakan bagian dari dekomposer.

Perbedaan Detrivor dan Dekomposer

Hubungan

  • Detrivor merupakan salah satu jenis dari dekompser
  • Dekomposer merupakan organisme yang memiliki peran untuk menguraikan bahan organik melalui beragam cara dan dibagi menjadi tiga jenis, yaitu detrivor, pemakan bangkai, dan saprofit

Cara Menguraikan Bahan Organik

  • Detrivor menguraikan bahan organik secara oral atau dimakan
  • Dekomposer menguraikan bahan organik dengan berbagai macam cara, seperti saprofit yang mencerna bahan organik dengan mengeluarkan enzim dan menyerap nutrisi

Jika Kamu masih ingin tahu lebih lanjut terkait informasi di atas, maka Kamu bisa menggunakan aplikasi belajar gratis Edutore by Gramedia. Dengan aplikasi tersebut, Kamu tidak hanya bisa belajar terkait ilmu di atas, tetapi Kamu juga bisa mencoba latihan soal SBMPTN Saintek, mulai dari matematika hingga bahasa inggris, bahkan soal CPNS. Jadi segera unduh aplikasi tersebut.

Tinggalkan komentar