tempat-sampah-5-warna

Manfaat dan Dampak Dari Tempat Sampah Organik dan Non Organik

Sampah merupakan sisa, barang bekas, atau barang buangan yang sudah tidak terpakai oleh pemiliknya. Secara umum, sampah terbagi menjadi 2 jenis yaitu organik dan non organik. Kedua jenis sampah ini memiliki manfaat serta memiliki dampak untuk lingkungan.

1. Sampah organik

Merupakan sampah yang berasal dari sisa makhluk hidup atau alam, seperti manusia, hewan dan tumbuhan yang melalui proses pelapukan atau pembusukan. Jenis sampah organik tergolong ramah lingkungan karena bisa diurai oleh bakteri pengurai secara alami dan prosesnya berlangsung cepat. Seperti contoh kotoran, daun, bangkai, makanan sisa seperti sayur, buah, dan lainnya.

Manfaat dari sampah organik sendiri ialah meningkatkan kesuburan pada tanah karena sampah ini jika diproses dengan cara yang benar bisa dijadikan sebagai pupuk alami untuk tanah. Jika tanah diberikan pupuk dari sampah, akan membuat tanah menjadi lebih bernutrisi dibanding tanah biasa. Oleh karena itu, menjadikan tanaman yang ditanam di tanah tersebut menjadi lebih sehat. Selain hal itu, sampah organik pun bisa dijadikan sebuah barang yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi seperti mebel dan perabot rumah tangga.

2. Sampah non-organik

tempat-sampah-5-warna

Merupakan segala jenis sisa barang yang dibuang oleh manusia yang sulit diurai kembali oleh bakteri atau membutuhkan waktu yang cukup lama untuk proses penguraiannya. Biasanya sampah non-organik ini berasal dari sampah industri seperti plastik, kaca, kain, kaleng, dan lainnya.

Sampah jenis ini bisa diambil kembali manfaatnya setelah dilakukan daur ulang menjadi produk baru. Seperti limbah plastik jika didaur ulang bisa dibuat menjadi mainan, kursi, meja, dan lain-lainnya. Dalam proses pemanfaatan sampah non-organik memang diperlukan sampah dengan daya kreatif yang tinggi oleh si pembuat supaya bisa dijadikan barang yang berkualitas ekonomi tinggi.

Selain manfaat sampah organik dan anorganik, ternyata kedua jenis sampah ini pun bisa memberikan dampak negatif untuk bumi.

Seperti beberapa hal di bawah ini :

1. Dampak bagi kesehatan

Sampah yang tidak dibuang pada tempatnya tentu akan sangat mengganggu lingkungan dan kesehatan, yang akhirnya menjadi pemicu munculnya penyakit seperti kudisan, diare, jamur, dan lainnya. Bahkan dampak ini tidak hanya dirasakan oleh manusia saja tapi pada tumbuhan dan hewan disekitar pun akan merasakannya.

Oleh karena itu, sangat penting memilah sampah organik dan non-organik supaya sampah bisa didaur ulang berdasarkan jenis sampah.

2. Dampak bagi udara

Sampah yang dibuang melalui jalur udara seperti asap dari pabrik, kendaraan bermotor, atau bahkan asap rokok. Ketiganya tentu akan mencemari udara di sekitarnya. Udara yang sudah terkontaminasi akan dihirup oleh manusia dan makhluk hidup lainnya dan tentunya akan berbahaya bagi tubuh.

Selain itu, asap pun menjadi salah satu penyebab semakin menipisnya lapisan pelindung bumi dari radiasi matahari atau lapisan ozon.

Maka dari itu, ada baiknya kita sebagai manusia untuk selalu membuang sampah pada tempatnya dan berusaha semaksimal mungkin untuk mengelola sampah dengan baik dan benar. Memilih dan memilah sampah merupakan salah satu cara sederhana yang bisa dilakukan dari sekarang.

Nah, semoga informasi ini bisa bermanfaat bagi kita semua dan bisa meningkatkan kesadaran diri kita mengenai pentingnya membuang sampah pada tong sampah besar, memilah sampah berdasarkan jenis sampahnya. Tentu semua ini untuk kebaikan kita dan anak cucu di masa depan.